About Me

header ads

7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren

Jiwa Santri - Rindu menjadi santri ! itu awalan yang ingin saya katakan kepada anda mengenai beberapa kata yang cocok buat mendifinisikan kerinduan seorang santri pada pondok pesantren. Setiap orang yang pernah belajar di pondok pesantren memiliki kenangan masing-masing. Ada beberapa foto potret kebiasaan santri yang dapat membawa ingatan anda ke saat-saat mondok di pondok pesantren.

Menjadi seorang santri sebenarnya itu mudah tapi sulit (hehe), kok bisa gtu? yaiyalah. Karena kita di pisahkan dari keluarga untuk belajar di pondok pesantren untuk belajar ilmu agama maupun ilmu dunia. Ada yang di pondokkan karena kemauan orang tua, maupun ada yang di pondokkan karena keinginan diri sendiri. 

 
1. Rindu Kiriman Dari Orang Tua
7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren 
Duh Gusti, Duitku wes entek. Kapan Kirimanku? (Ya Allah, Uangku sudah habis. Kapan saya dikirim). Menjadi seorang santri yang masih baru di pondok pesantren kalau akhir bulan pastimenjadi bencana moneter bagi santri. Sebab moment inilah santri harus bisa menahan lapar untuk bisa bertahan di pondok pesantren. Tak sekedar itu, pada moment tanggal tua pula , santri hanya melihat lemari kosong, celana kosong dari uangnya. Rasa malu untuk mengutang di kantin pondok pesantren harus dilakukan untuk sekedar mengisi perut yang osong hehe.

2. Dihukum Bareng, Asyikin Bareng
 
7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren
 
Dihukum oleh pengurus pondok pesantren merupakan hal yang wajar dalam keseharian santri. Hukuman atau sanksi ini diberikan kepada santri tidak lain adalah dalam mendewasakan santri. Agar setiap satri dapat berperilaku disiplin dan menaati setiap aturan di pondok pesantren. Hukuman di pondok pesatren tidak hanya seperti yang ada di gambar diatas lo, ada pula santri yang dihukum cukur gunduk karena melakukan kesalahan. APa kalian ppernah di Takzir bersama temanmu guys? apa hukumannya?

3. Kebiasaan Ngaji di Ponpes
kalau aku sih pernah ketiduran saat ngaji, bahkan sering (wkwkwk). hal ini sering dilakukan, eh kebiasaan yang terjadi pondok pesantren. Apalagi kalau saat ngaji subuhan, udah di bangunin paling susahnya minta ampun. Saat proses ngaajipun hanya bertahan (biasanya) fokus pada lima menit awal, 15-20 menit kemudian mulai galau mencari posisi. 30 menit kemudian mulai tidak fokus ngaji dan brantakan dan akhirnya ketiduran. Pernah? Kalau pernah sama donk. 

4. Bawa Bekal Banyak Saat Balik Ke Pondok Pesantren
7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren
Bawa bekal layaknya mau pindahan rumah. Pernah? ya pernahlah kalau kamu santri sungguhan. Bawa ini dan itu untuk di bawa ke pondok pesantren merupakan moment yang selalu dilakukan. Untuk apa coba? untuk membawakan ke pak yai, pengurus pondok dan tentunya ke temen-temen pondok untuk di bagikan. Kalau dari rumah layak seperti orang kaya, bisa bagi jajan sana-sini.

5. Saat acara pondok, udah dapat snack belumnya belum
7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren
Kalau ini jangan di tiru guys, tapi bagaimana lagi. ini sering dilakukan untuk mempertahankan ketahanan pangan untuk beberapa hari kedepan (wkwkw). Saat pondok mempunyai hajatan besar menjadi moment yang bergembira bagi santri, selain ngaji libur. hal yang lain yang didapatkan satri adalah mendapatkan makanan yang enak-enak, termasuk nasi box.

6. Saat selesai mondok, Keinginannya jadi mantu idaman

7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren
Awas moment baper, sekali lagi moment baper. Jangan di terusis kalau baper (wkwkw). Seorang santri pasti punya khayalan kalau setelah lulus di pondok pesantren menjadi menantu idaman. ya iyalah, Al-quran kami sering khatamkan, kitab alfiah sudah khatam dan yang belum mengkhatamkan dunia ini bersamamu wahai calon. Kalau bisa sih berkhayal bisa bersanding dengan neng santri aupun Gus santri sih.

7. Memberikan nama pada barang-barang berharga

7 Kebiasaan Santri Bikin Rindu Pondok Pesantren

Ngeri, geri sedap kalau kehilangan barang yang menjadi satu-satunya milik kita santri. Sandal meruapakan hal yang sering hilang saat di pondok pesantren. Bisa kali kalau lupa untuk siap siaga bisa-bisa sandal yang dimiliki hilang karena ghosob. Salah satu cara yang tepat adalah dengan mencirikan saldal dengan nama-nama mengerikan, seperti kapolri. Kalau kamu sob, beri nama apa sandalmu? wkwkwk.

Sebenarnya masih banyak moment-monet kebiasaan yang menjadi kenangaan indah di pondok pesantren yang tidak kami sebutkan pada artikel ini. Kalau kamu sob? pengalaman apa yaang berharga saat di pondok pesantren.  Silahkan tinggalkan pesan pada kolom komentar di bawah ini ya.

Posting Komentar

0 Komentar